Sun Tae Hyeong merasa cemas setelah mendengar kabar tentang pencuri yang masih berkeliaran di tempat tinggal mereka. Keadaan ini membuatnya khawatir terhadap keamanan Woo Hyun Jin dan Sun Woo Joo. Kecemasannya semakin memuncak ketika ia mendengar teriakan Woo Hyun Jin melalui telepon sebelum sambungan tiba-tiba terputus. Tanpa berpikir panjang, Sun Tae Hyeong langsung pulang dengan perasaan takut sesuatu yang buruk telah terjadi.
Namun, alih-alih menemukan bahaya, Sun Tae Hyeong justru dihadapkan pada sosok yang sangat mengejutkan—ayahnya sendiri. Sosok yang telah menghilang selama 20 tahun kini berdiri di hadapannya seolah tidak pernah meninggalkan luka apa pun. Meski begitu, Sun Tae Hyeong justru memilih menjauh karena trauma masa lalu yang masih menyakitkan untuk diterima kembali.
Trauma Masa Lalu Saat Ayahnya Kabur dan Meninggalkannya

Kehadiran ayahnya langsung membangkitkan kenangan buruk yang selama ini berusaha Sun Tae Hyeong lupakan. Ia masih ingat bagaimana ayahnya melarikan diri setelah terlibat masalah pencurian uang, meninggalkannya sendirian menghadapi amarah dan tuntutan orang-orang yang dirugikan. Di usia yang masih kecil, Sun Tae Hyeong harus menanggung rasa takut dan kebingungan atas kesalahan yang bukan miliknya.
Pengalaman tersebut membuat Sun Tae Hyeong sulit mempercayai niat baik ayahnya sekarang. Baginya, kedatangan sang ayah terasa mencurigakan, seolah hanya membawa masalah baru.
Tidak Pernah Dicari Atau Dijemput Setelah Ditinggalkan di Panti Asuhan

Setelah peristiwa itu, Sun Tae Hyeong benar-benar kehilangan keluarganya. Ia hidup di panti asuhan dengan harapan sederhana—suatu hari ayahnya akan datang menjemputnya pulang. Hari demi hari ia menunggu, namun harapan itu perlahan berubah menjadi kekecewaan ketika tak seorang pun datang mencarinya.
Perasaan ditinggalkan tanpa penjelasan itulah yang paling membekas dalam dirinya. Bagi Sun Tae Hyeong, ketidakhadiran ayahnya selama puluhan tahun bukan sekadar kesalahan, melainkan pilihan. Karena itu, kehadiran mendadak sang ayah sekarang terasa terlambat untuk memperbaiki hubungan yang telah lama hancur.
Sun Tae Hyeong Sudah Terbiasa Hidup Tanpa Keluarga

Selama bertahun-tahun, Sun Tae Hyeong belajar bertahan hidup seorang diri. Ia bekerja keras, membangun hidupnya perlahan tanpa bergantung pada siapa pun. Kesendirian yang dulu menyakitkan akhirnya berubah menjadi zona aman yang membuatnya merasa kuat dan mandiri.
Karena itu, permintaan ayahnya untuk diberi kesempatan kedua justru terasa asing baginya. Sun Tae Hyeong merasa tidak lagi membutuhkan sosok keluarga yang dulu meninggalkannya. Kehadiran sang ayah hanya mengingatkannya pada masa lalu yang susah payah ia kubur, membuatnya memilih menjaga jarak demi melindungi dirinya sendiri.
Penolakan Sun Tae Hyeong bukanlah bentuk kebencian semata, melainkan hasil dari luka panjang yang belum benar-benar sembuh.
Lima Hal yang Dibenci Sun Tae Hyeong di Our Universe
- Persaingan antara Yoon Seong dan Tae Hyeong demi mendapatkan Hyun Jin
- Ketidakpastian dalam hubungan yang terjalin
- Perasaan ditinggalkan oleh orang yang seharusnya melindunginya
- Rasa tidak percaya terhadap niat baik ayahnya
- Kenangan masa lalu yang terus menghantui
5 Hal yang Dibenci Sun Tae Hyeong di Our Universe 8 Persaingan Yoon Seong-Tae Hyeong Demi Dapatkan Hyun Jin Our Universe