Mengakhiri Kultum Ramadan dengan Pantun yang Menarik
Kultum Ramadan yang penuh pesan kebaikan bisa terlupakan dengan cepat bila diakhiri dengan biasa saja. Agar kultum lebih berkesan di hati dan ingatan audiens, gunakan pantun sebagai penutupnya. Berikut ini beberapa contoh pantun penutup kultum Ramadan yang bisa kamu jadikan referensi.
Contoh Pantun Penutup Kultum Ramadan

1. Ke Surabaya borong pakaian
Kultumnya cukup sekian
-
Jalan-jalan sampai ke Tarakan
Kurang lebihnya tolong dimaafkan -
Buah rambutan buah alpukat
Semoga kultum ini bermanfaat -
Pak Dadang makan buka alpukat
Semoga kultum ini mendatangkan berkat -
Pak RT mengundang buat kenduri
Sekian kultum ini, sampai jumpa lagi -
Petik mangga dapat lima
Cuci dulu supaya bersih
Ceramah saya tidaklah lama
Cukup sekian terima kasih -
Siang hari makan permen kacang
Malam hari sudah sakit gigi
Kalaulah ada umur panjang
Izinkan saya berceramah lagi -
Kalau ada sumur di ladang
Bolehlah kita menyikat gigi
Kalau ada umur yang panjang
Bolehkah saya ceramah lagi? -
Tidur nyenyak di atas ranjang
Air mengalir di kolam ikan
Ceramah saya memang panjang
Tapi tetap menyenangkan -
Baju putih terkena minyak
Jangan lupa dicuci lalu dilipat
Terima kasih sudah menyimak
Semoga tausiyahnya bermanfaat
Pantun Penutup Kultum Ramadan yang Keren

11. Menggoreng ikan dicampur bakmi
Digoreng terpisah, jangan sekaligus
Cukup sekian ceramah kami
Moga mendapat nilai yang bagus
-
Mentari senja telah tenggelam
Hujan turun mulai terjatuh
Kami tutup ceramah dengan salam
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh -
Jalan ke lembah tidaklah rata
Di ujung kali tumbuh melati
Ku mohon maaf segala kata
Ceramah ini moga mengena di hati -
Mangga harum namanya kweni
Sayang sedang sakit gigi
Ceramah saya sampai di sini
Besok-besok yuk sambung lagi -
Dua ekor kucing mencuri ikan
Suaranya nyaring karena berkelahi
Bila ada kurangnya, mohon dimaafkan
Agar Allah senantiasa memberkahi -
Sungguh enak buah srikaya
Tapi jangan ditambah bluntas
Cukup sekian dari saya
Karena ceramahnya sudah tuntas -
Untuk apa jadi bujang
Hidup sepi tak bermuara
Ingin hati ceramah panjang
Apa daya masih ada acara -
Tidur nyenyak di atas ranjang
Air mengalir di kolam ikan
Kultum saya memang panjang
Tapi tetap menyenangkan -
Bunga mekar di perbukitan
Sawah luas di pedesaan
Terima kasih untuk perhatian
Mohon maaf untuk kesalahan -
Tanah luas tak ada tuannya
Tombak tajam ditancapkan
Atas perhatian dan bantuannya
Terima kasih saya ucapkan
Pantun Penutup Kultum Ramadan yang Memikat

21. Anak kecil duduk di papan
Memakai dasi dan juga celana
Puluhan menit berdiri di depan
Moga ceramah saya memberi makna
-
Di Kota Berlin banyak melati
Melati putih buat seremoni
Hadirin yang saya hormati
Terima kasih telah menyimak ceramah ini -
Bapak ke kota bawa bonsai
Jalannya lambat karena ramai
Ceramah saya sudah selesai
Moga suasana tetap damai -
Bunga melati berwarna putih
Elok bentuknya tapi berduri
Cukup sekian dan terima kasih
Assalamualaikum, saya undur diri -
Tak mau miskin tak ingin kaya
Hidup sederhana jadi kebiasaan
Hanya demikian ceramah saya
Moga dapat menambah wawasan -
Kalau ada sumur di ladang
Boleh saya menumpang mandi
Kalau ada umur yang panjang
Boleh dong saya ceramah lagi -
Jalan-jalan ke Surabaya
Tidak lupa membeli makanan
Demikian ceramah saya
Jika ada yang salah mohon dimaafkan -
Sungguh gagah raja Malaya
Dari Malaka ke negeri Campa
Sampai di sini ceramah saya
Wassalamualaikum sampai jumpa -
Jalan-jalan ke Surabaya
Tidak lupa membeli makanan
Demikian kultum saya
Jika ada yang salah mohon dimaafkan -
Jalan ke lembah tidaklah rata
Di ujung kali tumbuh melati
Ku mohon maaf segala kata
Kultum ini moga mengena di hati
Pantun Penutup Kultum Ramadan

31. Hari Senin bersih-bersih
Pasang bendera biar berkibar
Cukup sekian dan terima kasih
Maaf jika ceramahnya panjang lebar
-
Di sungai ada buaya
Buayanya lagi makan ikan
Demikian ceramah saya
Semoga hadirin berkenan -
Burung Dara Cenderawasih
Cari dulu di Papua
Cukup sekian terima kasih
Moga bermanfaat untuk semua -
Nona manis namanya Soraya
Pergi ke dokter karena sakit gigi
Sekian tausiyah dari saya
Kalau suka jangan lupa datang lagi -
Pisau diasah buat bertani
Bawa ke ladang naik pedati
Selesai sudah kultum ini
Semoga bisa memberi arti -
Pak Mamat punya burung kenari
Burung dijemur hingga siang
Kultum berakhir sampai di sini
Salah dan janggal mohon maafkan -
Jalan-jalan ke Balikpapan
Jangan lupa mengajak Wawan
Maafkan semua kekurangan
Karena kesempurnaan punya Rizky Febian -
Ke warung beli makanan
Warungnya milik Bu Salman
Bila ada kesalahan, mohon dimaafkan
Bila ada perasaan, segera ungkapkan -
Di kota Bandung banyak melati
Melati indah dan wangi
Semua hadirin yang saya hormati
Terima kasih menyimak kultum hari ini -
Tetangga baru namanya Maman
Punya anak namanya Dadan
Mohon maaf jika ada kekurangan
Jika ada lebihnya tak usah dikembalikan
Itu dia contoh pantun penutup kultum Ramadan yang bisa kamu sontek. Menurutmu, mana pantun yang paling menarik dan berpotensi bikin audiens terkesan?