Domain Expansion Bukan Satu-Satunya Indikator Kekuatan dalam Jujutsu Kaisen
Dalam dunia Jujutsu Kaisen, Domain Expansion merupakan teknik tertinggi yang bisa dicapai oleh seorang Penyihir Jujutsu. Teknik ini adalah versi peningkatan dari Teknik Kutukan, mampu memberikan serangan mutlak kepada lawan. Namun, hanya segelintir Penyihir Jujutsu yang mampu mencapai level tersebut.
Namun, Domain Expansion bukan menjadi tolok ukur tunggal untuk menakar kehebatan seorang Penyihir Jujutsu. Ada beberapa karakter yang sangat kuat, tetapi tidak pernah mengeluarkan Domain Expansion dalam serialnya. Berikut lima karakter yang termasuk dalam kategori ini:
1. Aoi Todo

Aoi Todo awalnya muncul sebagai antagonis yang menyebalkan dalam Kyoto Goodwill Event Arc, namun akhirnya menjadi rekan sekaligus sahabat Yuji Itadori. Dalam pertarungan, ia dan Yuji memiliki chemistry yang sangat baik, bahkan bisa melakukan kombo maut saat bertarung bersama. Teknik kutukan Todo bernama Boogie Woogie, yang memungkinkannya menukar posisi secara instan dengan tepukan tangan. Ia bisa bertukar posisi dengan segala objek yang memiliki Energi Kutukan, baik Penyihir Jujutsu maupun Senjata Kutukan.
Dengan kemampuan teleportasi instan ini, ia memadukan kekuatan tekniknya dengan kemampuan bela diri tingkat lanjut, membuatnya nyaris tidak tersentuh dalam pertarungan jarak dekat. Saat membantu Yuji melawan Sukuna, ia mengubah Teknik Kutukannya menjadi Boogie Woogie: Revised yang memungkinkan dia berpindah 50 kali dalam satu detik. Dengan kekuatan ini, ia sama sekali tidak membutuhkan Domain Expansion karena serangannya pasti berhasil.
2. Fumihiko Takaba

Awalnya muncul sebagai karakter lelucon, Fumihiko Takaba ternyata salah satu Penyihir Jujutsu dengan kekuatan paling overpowered. Teknik kutukan miliknya, Comedian, membuat apa pun yang ia anggap lucu menjadi kenyataan. Teknik ini memungkinkannya untuk memanipulasi realitas. Bahkan, ia dikirim sendirian untuk mengalahkan Kenjaku dalam Shinjuku Showdown Arc.
Teknik kutukan Takaba tidak memerlukan Domain Expansion karena efeknya langsung menjebak lawan ke dalam imajinasinya. Bahkan, Kenjaku harus ikut-ikutan melawak agar bisa lepas dari Teknik Kutukan Takaba yang tidak bisa dipatahkan. Dengan kekuatan ini, Takaba dianggap berpotensi mengalahkan Satoru Gojo.
3. Atsuya Kusakabe

Atsuya Kusakabe adalah salah satu dari sedikit Penyihir Jujutsu yang menyandang gelar Penyihir Jujutsu Tingkat 1. Hebatnya, ia tidak hanya tidak punya Domain Expansion, tetapi juga tidak memiliki teknik Kutukan Bawaan seperti kebanyakan Penyihir Jujutsu tingkat atas. Kusakabe mendapatkan gelarnya hanya dengan memanipulasi Energi Kutukan dan kemampuan berpedang.
Ia mengombinasikan New Shadow Style: Simple Domain dan teknik berpedang bernama Batto Sword Drawing untuk melumpuhkan lawan secara instan. Kusakabe tidak bisa dianggap remeh. Ia berhasil menangkis serangan Maximum: Uzumaki dari Kenjaku dan teknik Dismantle milik Ryomen Sukuna. Berhasil bertarung sengit melawan Sukuna tanpa Teknik Kutukan dan Domain Expansion sudah menjadi bukti bahwa ia layak disebut sebagai Penyihir Jujutsu Tingkat 1.
4. Mei Mei

Mei Mei adalah Penyihir Jujutsu materialistis yang juga termasuk salah satu pentolan Penyihir Jujutsu Jepang. Ia terlihat beraksi dalam Shibuya Incident Arc, sebagai petarung yang brutal dan sadis. Ia lebih mengandalkan Senjata Kutukan berbentuk kapak masif. Kecepatan, kemampuan bertarung, dan kekuatan fisik super menjadi senjata utamanya. Bahkan, ia bisa menghabisi Roh Kutukan kuat yang sudah menjebaknya dalam Domain Expansion hanya dengan senjatanya.
Teknik kutukan Mei Mei bernama Black Bird Manipulation yang memungkinkannya memanipulasi burung gagak. Teknik terkuatnya adalah Bird Strike, sebuah serangan bunuh diri seekor gagak yang supercepat dan destruktif. Mei Mei mengeklaim bahwa hanya Satoru Gojo saja yang berhasil selamat dari serangan Bird Strike.
5. Hajime Kashimo

Selain Satoru Gojo dan Ryomen Sukuna, Hajime Kashimo juga dianggap sebagai Penyihir Jujutsu legendaris. Ia berasal dari 400 tahun lalu dan setuju untuk berinkarnasi dalam Culling Game untuk mencari lawan terkuat, termasuk Ryomen Sukuna. Meski dianggap tak terkalahkan pada masanya, Kashimo tidak memiliki Domain Expansion.
Alasannya karena ia hanya bisa menggunakan Teknik Kutukannya, Mythical Beast Amber, sekali seumur hidup. Ia menyimpan teknik tersebut untuk Ryomen Sukuna. Sebagai gantinya, Kashimo bertarung dengan memanipulasi Energi Kutukan dengan mengubahnya menjadi energi listrik dan petir. Dengan kekuatan tersebut, Kashimo sudah sangat destruktif. Bahkan, ia berkali-kali memberikan serangan fatal yang harusnya membunuh Kinji Hakari. Sayangnya, Hakari tidak bisa mati saat Domain Expansion miliknya aktif.
Kelima karakter di atas membuktikan bahwa menjadi kuat tidak hanya soal menguasai teknik terkuat dari Penyihir Jujutsu. Bagaimana jika mereka mengeluarkan Domain Expansion? Apakah mereka akan setara dengan Sukuna atau Gojo?