Latar Belakang dan Perjalanan Lee Woo Gyeom
Drama "Bloody Flower" telah menyelesaikan kisahnya pada 25 Februari 2026 dengan ending yang tidak jelas. Episode terakhir mengungkap bagaimana kehidupan Lee Woo Gyeom sebelum dan sesudah kecelakaan. Berbagai plot twist yang menarik ditampilkan hingga akhirnya pria tersebut memulai aksi balas dendam. Aksi ini ditujukan untuk Chae Jeong Soo, pemimpin dari Chaeum Medical Group. Mengapa Lee Woo Gyeom memutuskan untuk melakukan balas dendam? Simak penjelasannya berikut ini.
Lee Woo Gyeom Dijadikan Eksperimen Medis

Sewaktu kuliah, Lee Woo Gyeom adalah mahasiswa terbaik di sekolah kedokterannya. Ia sering menjadi pembuat makalah terbaik hingga meraih banyak penghargaan. Namun, hidupnya berubah drastis setelah menjadi korban tabrak lari. Dirinya dibawa ke Rumah Sakit Chaeum namun dinyatakan koma oleh dokter. Golongan darahnya yang RH null membuat Lee Woo Gyeom disebut sebagai subjek uji coba terbaik. Hal itu menyebabkan keberadaannya tidak diketahui oleh keluarga karena ada kemungkinan jika pihak keluarga tidak memberi izin.
Hal ini mempertemukannya dengan profesor Han Sang Ho yang merupakan peneliti di Chaeum Medical Group. Namun, penelitian tidak berjalan lancar hingga Han Sang Ho digantikan oleh tim peneliti lain. Perseteruan tersebut membuat profesor tersebut memilih kabur membawa Lee Woo Gyeom.
Kematian Sang Ibu

Pada saat itu, Lee Woo Gyeom bersembunyi di rumah lamanya bersama Han Sang Ho. Ia akhirnya mengetahui perbuatan Chaeum Medical Group padanya hingga sang ibu meninggal dunia. Semua itu ditemukannya dalam catatan ibunya yang telah melakukan penyelidikan sendiri. Saat ia menghilang, sang ibu melakukan segala cara untuk mencari Lee Woo Gyeom. Mulai dari membuat selebaran hingga memasang spanduk sendiri. Setelah beberapa bulan berlalu, ia dikabari polisi jika anaknya telah dikremasi tanpa identitas akibat tabrak lari.
Ibu Lee Woo Gyeom menemukan kesaksian tim medis hingga bukti lainnya yang menunjukkan bahwa sang anak membawa ponsel dan barang lainnya. Keanehan tersebut membuat sang ibu memutuskan untuk menuntut Chaeum Medical Group. Terlebih lagi, ibunya juga menemukan rahasia lain yang mulai membuat pihak Chaeum merasa terganggu. Perbuatan itu pun menjadi penyebab ibu Lee Woo Gyeom berakhir dibunuh dengan disamarkan melalui tindakan bunuh diri.
Lee Woo Gyeom Ingin Menghentikan Perbuatan Buruk Chae Jeong Soo

Aslinya baik, Lee Woo Gyeom tidak ingin ada korban lain yang menjadi eksperimen ilegal Chaeum Medical Group. Ia juga takut jika perusahaan medis tersebut akan menghasilkan monster lain seperti dirinya. Alhasil, Lee Woo Gyeom berniat untuk menghancurkan Chae Jeong Soo yang memerintahkan penelitian. Terlebih lagi, pemimpin Chaeum Medical Group tersebut ternyata pernah juga memanfaatkan pasien tanpa sepengetahuan mereka. Pihak Chaeum akan memalsukan identitas hingga kematian supaya para pasien tersebut tidak dicari keluarga. Setelahnya, para peneliti bisa dengan leluasa melakukan penelitian untuk membuat obat yang mampu menyembuhkan segala penyakit.
Berbagai alasan tersebut membuat Lee Woo Gyeom merasa marah pada Chaeum Medical Group, terutama Chae Jeong Soo. Aksi balas dendamnya pun telah direncanakan sejak dirinya kabur dari tempat penelitian bersama profesor Han Sang Ho. Aksi pembunuhan hingga memilih pengacara Park Han Jun dan jaksa Cha Yi Yeon pun termasuk dalam rencana balas dendamnya. Siapa yang ikut sedih dengan masa lalu Lee Woo Gyeom?