Mengapa Musim 4 Bridgerton Dianggap Terbaik?

Bridgerton Season 4: Musim yang Mengundang Pujian dan Antusiasme

Setelah menunggu selama dua tahun, Bridgerton Season 4 akhirnya dirilis pada paruh pertama tahun 2026. Musim ini sangat dinantikan karena menceritakan kisah anak kedua keluarga Bridgerton, Benedict, bersama kekasihnya, Sophie Baek. Kedua karakter ini menjadi favorit pembaca novel aslinya, sehingga penasaran bagaimana adaptasi serial ini akan memenuhi ekspektasi.

Di media sosial, banyak netizen menyebut Bridgerton Season 4 sebagai salah satu musim terbaik dari franchise ini. Berikut beberapa alasan mengapa musim ini begitu diminati:

1. Bridgerton Season 4 Masuk Daftar Top 10 di 85 Negara


Hingga artikel ini ditulis pada hari Sabtu (28/2/2026), serial Bridgerton Season 4 berhasil menduduki peringkat ketiga dalam daftar Global Top 10 Shows Netflix. Daftar tersebut berdasarkan rentang waktu 16–22 Februari 2026. Selain itu, serial ini juga berhasil masuk ke dalam Top 10 selama empat minggu atau sebulan sejak episode pertamanya tayang pada 29 Januari 2026.

Bridgerton Season 4 juga masuk ke dalam daftar 10 Serial TV Teratas di 85 negara, termasuk Indonesia, Brasil, Austria, Portugal, Turki, Mesir, Afrika Selatan, Vietnam, India, Australia, hingga New Zealand. Di Indonesia, serial ini memuncaki daftar Serial TV Teratas pada hari Sabtu (28/2/2026), serta telah mencapai 6,3 juta penayangan pada pekan ketiga Februari.

2. Adegan Penting dari Novel Muncul dan Memenuhi Ekspektasi Penonton


Banyak penonton yang jatuh hati dengan kisah Daphne (Phoebe Dynevor) dan Simon Basset (Regé-Jean Page) di Bridgerton (2020) musim pertama. Namun, pendapat netizen terbelah di musim kedua, terutama karena perubahan karakter utama. Begitu pula dengan Bridgerton Season 3 (2024) yang menyajikan kisah Colin (Luke Newton) dan Penelope (Nicola Coughlan). Musim ini menuai kritik karena alur cerita yang tidak rapi, terkesan terburu-buru, dan chemistry di beberapa adegan kurang memuaskan.

Namun, Bridgerton Season 4 (2026) berhasil menyentuh hati penonton dengan alur yang rapi dan detail. Musim ini juga menyajikan adegan-adegan penting dari novel, seperti momen Benedict (Luke Thompson) dan Sophie (Yerin Ha) di bathtub, serta ketika Violet (Ruth Gemmell) membela calon menantunya di pengadilan. Hal ini membuat penonton merasa puas dengan pengembangan cerita yang lebih matang.

3. Perubahan Karakter Benedict dan Porsi Cerita yang Pas


Benedict dikenal sebagai sosok yang bebas dan seringkali disebut sebagai "duta pergaulan bebas" oleh penonton. Namun, ia adalah anggota keluarga Bridgerton yang sulit dibenci. Perubahan karakter Benedict di musim keempat ini terasa perlahan namun pasti. Perubahan ini sangat terasa di bagian kedua, seperti saat ia rela melepas status lajang demi hidup bersama Sophie, serta membela Francesca (Hannah Dodd) yang sedang berkabung.

Porsi penceritaan untuk karakter lain juga terasa pas. Musim ini sedikit mengulas kisah Francesca yang kehilangan suaminya, John Stirling (Victor Alli), serta perubahan pola pikir Eloise (Claudia Jessie) tentang makna pernikahan. Ini menjadi pembuka untuk Bridgerton Season 5 dan 6. Namun, kisah Benedict dan Sophie tetap menjadi fokus utama dan tidak terganggu.

Selain itu, banyak adegan lucu yang terasa alami dan memancing tawa penonton. Bahkan, adegan-adegan tersebut banyak dibagikan ulang oleh penggemar Indonesia di TikTok.

Apakah kamu punya alasan lain mengapa Bridgerton Season 4 (2026) disebut sebagai salah satu musim terbaik?

Lebih baru Lebih lama