Drama Korea No Tail to Tell Membuat Penonton Gregetan
Drama Korea No Tail to Tell telah selesai tayang pada 28 Februari 2026, dan episode 11 menjadi salah satu bagian yang paling menegangkan. Dalam episode tersebut, Palmiho (Lee Si Woo) tiba-tiba menyerang Eun Ho (Kim Hye Yoon), sebuah aksi yang menimbulkan banyak pertanyaan. Mengingat bahwa Palmiho selama ini selalu mendukung Eun Ho, penonton pasti merasa curiga terhadap tindakan tersebut.
Ternyata, serangan itu dilakukan karena campur tangan Jang Do Cheol (Kim Tae Woo). Aksi jahatnya muncul di akhir episode 10, dan kini kita akan mengupas lebih dalam mengapa Palmiho menyerang Eun Ho.
Roh Palmiho Dikeluarkan oleh Jang Do Cheol

Jang Do Cheol membeli benda pusaka yang sangat mahal untuk mendapatkan manik rubah dari Palmiho. Benda tersebut adalah lonceng yang bisa mengendalikan roh yang berada di tempat tertentu. Ia pergi ke goa yang menjadi rumah Palmiho selama ratusan tahun dan menggunakan lonceng tersebut untuk membuat Palmiho dan roh lainnya tak sadar.
Akibatnya, roh asli Palmiho keluar dari tubuhnya. Jang Do Cheol kemudian memerintahkan tubuh Palmiho untuk memberikan manik rubahnya. Namun, manik tersebut telah disimpan oleh Eun Ho, yang berjanji akan mengubahnya menjadi gumiho. Jang Do Cheol memerintahkan Palmiho untuk mencari kembali manik tersebut.
Tubuh Palmiho Mencari Manik Rubahnya

Tubuh Palmiho langsung pergi ke rumah Kang Si Yeol (Park Solomon) dan menyebabkan keributan. Para atlet Daeheung Citizens FC mengira ada pencurian. Saat itu, Kang Si Yeol dan Eun Ho sedang pulang setelah liburan.
Mereka bertemu di jalan, dan Eun Ho langsung merasakan sesuatu yang tidak biasa dari Palmiho. Namun, ia tidak bisa melihat roh asli Palmiho yang mengikutinya sejak liburan. Tubuh Palmiho mulai bertanya tentang manik rubah yang disimpan oleh Eun Ho.
Eun Ho sudah menyimpan manik tersebut di tempat aman karena khawatir dengan tindakan Jang Do Cheol. Sayangnya, tubuh Palmiho langsung mengucapkan mantra yang membuat Eun Ho pingsan.
Eun Ho Terkena Mantra Tubuh Palmiho

Mantra tubuh Palmiho membuat Eun Ho terbangun di rumahnya di Korea Utara. Namun, ia tidak ingat apa yang terjadi. Bahkan, ia percaya bahwa tubuh Palmiho yang menyamar adalah Geum Ho yang telah meninggal.
Tubuh Palmiho berusaha memaksa Eun Ho mengungkapkan tempat penyimpanan manik rubah. Namun, roh Palmiho mulai mengganggu dan membantu Eun Ho menyadari bahwa dirinya sedang dalam alam bawah sadar. Roh Palmiho akhirnya mengeluarkan belati pusaka milik Eun Ho yang dapat memutuskan takdir. Ia meminta Eun Ho menyuruh Kang Si Yeol agar belati itu sampai ke tangannya.
Berhasilnya tindakan ini membuat Eun Ho lepas dari sihir. Akhirnya, roh Palmiho bisa kembali ke tubuhnya, dan Jang Do Cheol kehilangan kekuatannya. Para roh mengelilinginya setelah gagal mendapatkan manik rubah. Meski begitu, ancaman Jang Do Cheol belum sepenuhnya berakhir, sehingga kehidupan mereka masih penuh ketidakpastian.