Istri Bocorkan Alasan Masih Upload Konten di Makam Epy Kusnandar


Aktivitas Karina Ranau di Instagram yang sering membagikan kenangan tentang mendiang suaminya, Epy Kusnandar, kerap menarik perhatian netizen. Banyak dari mereka memberikan komentar yang menyatakan bahwa Karina hanya mencari perhatian atau sengaja menjadikan momen duka sebagai konten untuk menarik banyak pengikut.

Menanggapi hal tersebut, Karina menjelaskan bahwa video dan foto kenangan mendiang Epy Kusnandar bukanlah tujuan untuk mencari popularitas. Ia menegaskan bahwa aktivitas ini adalah bentuk terapi penyembuhan diri.

"Karena menurut saya ini adalah cara treatment untuk diri saya khususnya, diri saya pribadi sebagai treatment untuk menguatkan saya gitu, kayak kekuatan gitu saya datang ke sana (makam)," kata Karina di Kalibata, Jakarta Selatan.


Istri Punya Janji yang Diucapkannya Sejak Pemakaman Mendiang Epy Kusnandar
Karina menceritakan bahwa ia memiliki janji yang diucapkannya sejak hari pemakaman sang suami pada 4 Desember lalu. Ia berkomitmen untuk terus mengenang dan menceritakan sosok Epy kepada anak-anak mereka.

"Pada saat memakamkan almarhum, saya sudah berjanji bahwa saya akan terus bercerita. Saya akan terus bercerita apa pun yang terjadi sampai saya tidak mampu lagi menatap mata saya. Artinya mungkin sampai saya tua nanti," tutur Karina.

Keinginan untuk terus mengabadikan momen juga datang dari permintaan anaknya, Patih. Sang putra berpesan agar momen-momen berharga bersama ayahnya tidak hilang begitu saja dan tetap tersimpan rapi secara digital.

"Saya ingat pesan Patih, 'Momen itu jangan pernah hilang ya Bun, apa pun yang terjadi. Sedikit pun momen itu harus diabadikan.' Dia kan selalu bilang gitu," ucap Karina.

Terkait tudingan mencari keuntungan finansial dari konten di makam, Karina membantah keras hal tersebut. Ia menegaskan tidak ada motif ekonomi seperti iklan atau endorse dalam setiap unggahannya yang bertema duka.

"Saya enggak mencari keuntungan dari konten-konten saya di makam. Saya enggak ada channel YouTube, saya enggak ada yang menghasilkan uang dari situ enggak ada. Tidak ada pundi-pundi endorse di situ," tegas Karina.


Posting-an tersebut juga menjadi hiburan tersendiri bagi Karina di tengah kesibukannya mengelola warung. Saat merasa lelah, melihat kenangan indah bersama suami jadi obat rasa rindu.

"Mungkin ketika saya capek pulang kerja di warung, ketika di rumah istirahat habis salat saya rebahan sambil lihat konten gitu, kayak mengobati diri saya aja gitu," ungkap Karina.

Karina sadar bahwa proses melupakan seseorang yang sangat dicintai tidak semudah yang dibayangkan oleh orang lain. Ia mengaku masih rutin mengunjungi makam suaminya hingga saat ini.

"Buat orang-orang yang belum mengalami gimana sih rasanya kehilangan sosok orang yang kita sayangi, jadi enggak semudah itu untuk melupakan gitu. Bahkan sejak almarhum meninggal sampai tadi malam pun saya masih datang ke makamnya," kata Karina.

Karina berharap netizen bisa lebih empati dan memahami bahwa setiap orang memiliki cara yang berbeda dalam menghadapi rasa duka.

"Ya itu sebagian dari pengobat hati saya gitu, saya edit sendiri dari pagi sampai saya ninggalin warung gitu saya susun gitu video kenangan kami," ucap Karina.

Lebih baru Lebih lama