Menegangkan, Ini Kisah Luna Maya Saat Syuting Film Horor Suzzanna Santet Dosa di Atas Dosa

Menegangkan, Ini Kisah Luna Maya Saat Syuting Film Horor Suzzanna Santet Dosa di Atas Dosa

Pengalaman Menegangkan Luna Maya Saat Syuting Film Horor 'Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa'

Luna Maya, aktris ternama Indonesia, mengungkap pengalaman menegangkan yang dialaminya saat menjalani syuting film horor terbarunya, Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa. Film ini tidak hanya menjadi tantangan bagi dirinya secara fisik, tetapi juga mental. Dalam proses pembuatannya, ia bahkan nyaris tenggelam di sungai arus deras di kawasan Pangandaran, Jawa Barat.

Nyaris Tenggelam Saat Syuting

Kejadian tersebut terjadi saat Luna Maya sedang melakoni adegan tanpa menggunakan peran pengganti (body double). Ia tidak memperkirakan betapa beratnya beban kostum dan riasan prostetik yang dipakainya. "Aku enggak pakai body double, aku stand sendiri, yang aku enggak perkirakan adalah ternyata wig, baju, dan muka (prostetik) itu memberatkan aku ke dalam air," ujarnya.

Arus sungai yang memiliki air terjun kecil ternyata membentuk pusaran atau gulungan air di bagian bawah. Rambut palsu dan gaun yang dipakai Luna Maya menyerap air, sementara riasan prostetik yang menempel di wajah membuat akses pernapasannya terbatas. Dalam situasi tersebut, Luna Maya mengaku sempat terjebak di bawah permukaan air selama kurang lebih 30 detik.

"Kalau baju gue nyangkut (di batu), gue kelar, sampai aku coba pasrah, lemesin badan, pas kerasa kena batu, baru aku dorong ke atas," kata Luna Maya. "Paling susah adalah kalau di dalam air pakai prostetik kan hidungnya ketutup, itu susah banget napas."

Ketegangan di Lokasi Syuting

Ketegangan di lokasi syuting juga dirasakan oleh sutradara film, Kinoi Lubis. Tim produksi segera melakukan langkah antisipasi setelah melihat Luna Maya kesulitan naik ke permukaan. Kejadian ini menunjukkan betapa seriusnya tantangan yang dihadapi oleh aktris ternama ini dalam memerankan sosok legendaris Suzzanna.

Tantangan Fisik Lainnya

Tantangan fisik Luna Maya tidak berhenti di situ. Selama proses produksi, ia harus menghabiskan waktu empat hingga lima jam setiap hari hanya untuk pemasangan prostetik wajah. Detail riasan kali ini dinilai lebih rumit karena harus menampilkan sosok Suzzanna dalam wujud manusia dengan pori-pori kulit yang tampak nyata.

"Pakai alkohol, lem, itu perih kadang di mata, pas dicopot juga sakit karena narik kulit sampai merah-merah, tapi ini pekerjaan kolektif, tujuan kami adalah memberikan hiburan dengan nilai ekstra bagi penonton," ucap Luna Maya.

Film yang Mengangkat Sisi Humanis Suzzanna

Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa diproduksi oleh Soraya Intercine Films dan dibintangi aktor Reza Rahadian. Film ini tidak hanya mengangkat sisi horor dari sosok legendaris Suzzanna, tetapi juga menampilkan sisi humanis dari tokoh tersebut.

Film ini dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 18 Maret 2026. Dengan kisah yang menarik dan pengalaman syuting yang luar biasa, film ini diharapkan menjadi salah satu tontonan terbaik tahun ini.


Lebih baru Lebih lama