Drama Persebaya vs Persib: VAR, Benturan Barba, dan Aksi Alis

Kericuhan dan Insiden Menarik dalam Duel Persebaya vs Persib

Pertandingan antara Persebaya Surabaya melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Senin (2/3/2026) malam, menjadi salah satu laga yang penuh dengan tensi tinggi. Tidak hanya diwarnai permainan sengit, pertandingan ini juga menghadirkan insiden medis serius serta aksi-aksi unik yang menarik perhatian penonton.

Benturan Horor yang Mengguncang Lapangan

Di menit ke-65, laga sempat terhenti selama beberapa menit akibat benturan keras antara Aries Catur Pamungkas, bek sayap Persebaya, dengan Federico Barba, bek asing Persib. Insiden ini berawal saat keduanya berebut bola di area pertahanan Maung Bandung. Catur yang berlari kencang dari belakang mencoba menyundul bola, namun nasib buruk menimpanya. Kekepalanya justru menghantam bagian belakang kepala Barba dengan sangat keras.

Akibat benturan tersebut, Catur terjatuh dan memerlukan perawatan medis intensif sebelum akhirnya digotong keluar lapangan menggunakan tandu. Pelatih Bernardo Tavares terpaksa memasukkan Koko Ari sebagai pemain pengganti darurat untuk mengisi posisi Catur.

Kondisi Federico Barba

Berbeda dengan Catur yang harus dilarikan ke ruang medis, Federico Barba berhasil bangkit setelah mengalami benturan. Meski tampak menahan sakit dan terus memegang bagian belakang kepalanya, bek asal Italia tersebut tetap melanjutkan pertandingan hingga laga usai. Hal ini menunjukkan ketangguhan dan komitmen Barba dalam menjalani pertandingan.

Aksi Jahil Adam Alis yang Memicu Friksi

Ketegangan tidak berhenti di situ. Di dalam kotak penalti Persib, terjadi friksi unik antara gelandang Persib, Adam Alis, dengan kapten Persebaya, Bruno Moreira. Dalam sebuah momen perebutan posisi, Adam Alis tertangkap kamera melakukan aksi jahil dengan mencolek bagian sensitif Bruno Moreira. Aksi spontan tersebut memicu reaksi keras dari Bruno. Wasit yang melihat kejadian tersebut kemudian melihat VAR.

Tanpa ragu, wasit langsung mengganjar Adam Alis dengan kartu kuning. Hal ini menunjukkan bahwa wasit tidak ragu mengambil tindakan tegas terhadap aksi yang dianggap tidak pantas.

Drama VAR yang Membuat Pemain Terkejut

Wasit Eko Saputro membuat drama VAR di pertandingan ini. Dia memberikan penalti untuk Persebaya yang berbuah gol Bruno Moreira setelah melihat VAR. Di sisi lain, dia membatalkan gol Kakang Rudianto setelah melihat VAR.

Drama VAR ini menunjukkan betapa pentingnya teknologi dalam membantu wasit dalam pengambilan keputusan. Namun, hal ini juga menimbulkan pro dan kontra di kalangan para pemain dan pelatih.

Kesimpulan

Pertandingan antara Persebaya Surabaya dan Persib Bandung bukan hanya sekadar pertandingan sepak bola biasa. Laga ini penuh dengan aksi-aksi menarik, insiden medis, serta keputusan wasit yang memengaruhi jalannya pertandingan. Dari benturan horor hingga aksi jahil yang memicu friksi, semua faktor ini membuat laga ini menjadi salah satu yang paling dinantikan oleh para penggemar sepak bola di Indonesia.

Lebih baru Lebih lama