
Kondisi Ammar Zoni di Lapas Nusakambangan Mengundang Perhatian
Aktor ternama, Ammar Zoni, kini menjalani hukuman di Lapas Nusakambangan. Ia mengeluhkan kondisinya selama menjalani masa hukumannya. Hal ini diungkap langsung oleh adiknya, Aditya Zoni, yang memberikan update tentang keadaan saudaranya tersebut.
Menurut Aditya, kondisi Ammar Zoni di Nusakambangan sangat memprihatinkan. Ruangan tempat ia tinggal terlalu sempit, sehingga membuatnya kesulitan untuk bergerak. Bahkan, kakinya harus ditekuk saat tidur, hal ini membuatnya merasa tidak nyaman dan khawatir akan mengalami lumpuh jika terus-menerus menjalani kondisi seperti itu.
“Dia cerita semuanya tentang bagaimana di sana, gitu kan. Dia tidurnya nggak nyaman, kakinya ditekuk, ya kan. Terus dia bilang ‘bisa lumpuh gua lama-lama di sini’ gitu kan,” ujar Aditya Zoni di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Sel tikus di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan merupakan sel isolasi khusus yang digunakan untuk mendisiplinkan narapidana yang melakukan pelanggaran berat atau dikategorikan high risk. Selain itu, Ammar Zoni juga jarang keluar sel. Ia hanya dua kali melihat matahari dalam satu minggu.
“Untuk melihat matahari aja cuma dua kali satu minggu. Jadi itu ya dia sangat tersiksa di situ, dia merasa trauma lah untuk ke situ,” beber Aditya Zoni.
Dalam persidangan, Ammar Zoni juga sempat meminta Majelis Hakim untuk tidak dikembalikan ke Lapas Nusakambangan. Namun, permintaan tersebut tidak dikabulkan karena bukan wewenangnya. Aditya berharap setelah asesmen enam bulan, status Ammar Zoni sebagai narapidana dapat diturunkan sehingga bisa ditempatkan di lapas biasa lagi di Jakarta.
“Saya yakin juga, saya percaya kalau Bang Amar ini cuma pemakai, bukan pengedar. Jadi ini kan yang sekarang kita upayakan gitu loh. Nah mudah-mudahan asesmennya cepat turun,” ujar Aditya.
Diketahui bahwa Ammar Zoni dipindahkan dari Lapas Cipinang ke Nusakambangan pada Sabtu (9/5/2026) setelah divonis penjara 7 tahun dan denda Rp1 miliar. Ia dinyatakan bersalah atas kasus peredaran narkoba di Rutan Salemba.
Penjelasan Tentang Lapas Nusakambangan
Lapas Nusakambangan dikenal sebagai tempat penahanan dengan sistem yang lebih ketat dibandingkan lapas biasa. Tempat ini sering digunakan untuk narapidana yang dianggap memiliki risiko tinggi atau telah melakukan pelanggaran berat. Banyak narapidana yang mengalami kesulitan dalam menjalani hukuman di sana, baik secara fisik maupun mental.
Aditya Zoni menekankan bahwa kondisi Ammar Zoni sangat menyedihkan. Dari segi lingkungan, ruangan sempit dan kurangnya paparan sinar matahari menjadi faktor utama yang membuatnya merasa tertekan. Selain itu, kurangnya interaksi sosial dan aktivitas fisik juga berdampak negatif terhadap kesehatannya.
Harapan Aditya Zoni untuk Keberlanjutan Hukuman Ammar Zoni
Aditya Zoni berharap agar proses asesmen yang dilakukan pihak lapas dapat segera menurunkan status Ammar Zoni. Ia percaya bahwa saudaranya hanya sebagai pemakai narkoba, bukan pengedar. Oleh karena itu, ia berusaha agar Ammar Zoni dapat ditempatkan di lapas biasa di Jakarta.
Meskipun ada tantangan dalam proses hukuman, Aditya tetap optimis bahwa keadilan akan ditegakkan. Ia berharap pihak berwenang dapat mempertimbangkan fakta-fakta yang ada dalam kasus Ammar Zoni.
Kesimpulan
Kondisi Ammar Zoni di Lapas Nusakambangan menunjukkan betapa beratnya hukuman yang dijalani. Dari segi fisik hingga mental, ia mengalami banyak kesulitan. Namun, dengan dukungan dari keluarga dan upaya hukum yang sedang berlangsung, harapan untuk penurunan status hukuman masih terbuka. Semoga keadilan dapat ditegakkan dan Ammar Zoni dapat segera kembali ke lingkungan yang lebih manusiawi.